Friday, June 12, 2015

COPA AMERIKA -Bolivia Berhasil Menahan Seri Mexico


Bolivia berhasil menahan mexico dengan berbagi poin sama jalan untuk lolos ke babak berikutnya makin berat bagi mexico dengan bermain tanpa gol. Mexico harus lebih waspada terhadap tim tuan rumah.
Meksiko yang di Copa America tahun ini turun dengan tim ‘B’ memperpanjang rekor buruk Bolivia yang sudah tidak pernah menang di turnamen antar negara Amerika Selatan ini sejak Juni 1997. Namun, El Tri sendiri, tampil kurang meyakinkan. Di paruh pertama, mereka lebih dominan menguasai bola.
Setelah 15 menit laga berjalan kerontang, Bolivia mengejutkan kala penyerang Ricardo Pedriel melewati Adrian Aldrete, lantas menyambut bola kiriman Martin Smedberg-Dalence. Tembakannya hanya membentur tiang gawang. Ini menandakan efektivitas Bolivia yang tidak serakus Meksiko untuk mengontrol laga, tapi cermat dalam penyelesaian.
Bolivia kehilangan dua kesempatan lagi di ujung babak pertama. Tembakan Jhasmani Campos dibendung Jose Corona dengan cerdas pada menit 43. Selang sesaat, tandukan Ronald Rhadles hanya membentur sisi gawang menyambut sepak pojok




Meksiko yang tidak puas dengan keadaan 0-0 hingga turun minum, mengubah taktik. Raul Jimenez dan Javier Aquino masuk sejak laga berlangsung satu jam. Miguel Herera mengubah taktik menjadi formasi yang lebih standard, 4-4-2. Namun, peluang terus menghambur.
Menit 67, Jesus Corona bergerak di sisi kanan pertahanan lawan. Umpan silangnya demikian indah, tapi tandukan Jimenez bergulir tipis ke sisi gawang lawan. Menit 73, Vicente Vuoso mengirim bola ke tengah kotak penalti, tapi ada pemain El Tri lain yag mencocokkan diri dengannya.
Meksiko terus gagal menyelesaikan peluang, ketika di menit 82 kiper Quinonez sudah menjatuhkan diri tapi bola masih melayang di atas gawang. Tidak ada gol tercipta hingga akhir, satu angka diamankan Bolivia yang semakin terdesak di paruh kedua.
MEKSIKO (5-3-2): Jose Corona; Flores, Ayala, Marquez (J. Aquino ’64), Dominguez, Aldrete; Guemez, Medina (L. Montes ’81), Jesus Corona; Vuoso, Herrera (R. Jiménez  ’61)
BOLIVIA (4-4-2): Quinonez; Hurtado, Raldes, Zenteno, Morales; Smedberg, D. Bejarano, Chumacero, Campos (P. Escobar  ’71); Martins, Pedriel (Bejarano ’85)
By eckooy..

PERSIPURA KALAH WO DI AJANG AFC 2015

Nasib Persipura memang tak sebaik prestrasinya. Di ajang AFC ini Persipura memang harus menslan pil pahit ia dinyatakan kalah sebelum bertanding. Persipura memang telah diputuskan kalah walk over (WO) dari Pahang FA (Malaysia) di Piala AFC 2015, selain juga sebagai dampak sanksi konfederasi sepakbola dunia atau FIFA kepada persepakbolaan Indonesia. “Saya kira itu keputusan sangat fair dan menjawab pertanyaan publik selama ini,” ujar Sekretaris Tim Persipura Rocky Bebena di Jayapura beberapa waktu lalu. “Keputusan itu setelah mereka (AFC) mendapat laporan dari pengawas pertandingan dan mengacu pada sanksi FIFA kepada PSSI, dan bagi kami Persipura tidak kaget dengan info itu,” lanjutnya. “Jadi, sebelum laga pada 26 Mei 2015 (kontra Pahang FA), kedua tim, Persipura dan Pahang FA, telah serahkan masalah visa itu kepada AFC, keputusannya seperti apa, itu yang kami serahkan,” tambah Rocky Bebena. Persipura didiskualifikasi dari AFC Cup 2015 karena dinilai gagal menyediakan layanan visa bagi tiga pemain asing Pahang FA saat hendak menuju Jayapura dan sudah transit di Jakarta. Hal tersebut membuat kubu Pahang FA kecewa dan memutuskan kembali ke Malaysia. Selain itu, jatuhnya sanksi dari konfederasi sepakbola dunia atau FIFA kepada persepakbolaan Indonesia dengan hukuman skorsing tanpa batas waktu juga turut mempengaruhi kandasnya langkah Persipura di AFC Cup 2015. Dengan demikian, Pahang FA berhak tampil di babak 8 besar Piala AFC 2015 tanpa harus bertanding melawan Persipura. By eckooy..

Thursday, June 11, 2015

Copa Amerika - Chili menang Atas Ekuador

Sebagai tuan rumah chili mendapat pertandingan pertama yakni melawan Ekuador. Hasil positif diraih oleh tim tuan rumah dengan melamat tim lawan 2-0 tanpa balas. Chili mendapatkan kemenangan mudah pada Jumat (12/6/2015) di partai pembukaan Copa America 2015. Sejak babak pertama, La Roja yang unggul materi pemain lebih berkuasa daripada Ekuador. Menit ketiga, Alexis Sanchez sudah melepaskan tembakan, yang harus dibendung susah payah oleh kiper Alexander Dominguez. Ekuador yang bermain lebih defensif dengan menumpuk banyak pemain di daerah sendiri, bukan berarti tidak bisa bergerak. Menit 19, mereka nyaris saja unggul lebih dahulu. Namun Fidel Martinez harus melihat upayanya diblok dengan cermat oleh Claudio Bravo. Hasil Copa America 2015 Hari Ini 23 Berangkat menuju turun minum dengan skor kacamata tidak pernah cukup untuk Chile. Oleh karenanya, pelatih Jorge Sampaoli menurunkan Eduardo Vargas di awal babak kedua. Butuh sekian percobaan lagi untuk mencetak gol. Dan kesempatan itu datang di menit 67. Arturo Vidal dijatuhkan oleh Miller Bolanos di kotak penalti. Hukuman 12 pas dijatuhkan. Vidal sendiri yang mengambil eksekusi penalti. Meski Alejandro Dominguez mampu membaca tendangannya dengan baik, bola tembakan sang gelandang Junvetus lebih cepat. Skor 1-0, Ekuador terus tenggelam. Chile yang tidak puas dengan kemenangan satu gol, mendapatkan tambahan kala laga kurang dari enam menit. Hasil Copa America 2015 Hari Ini 1 Alexis Sanchez mengirimkan umpan jitu kepada Eduardo Vargas yang tendangan kaki kanannya menjebol sudut kanan gawang Dominguez. Kartu merah kepada Mati Fernandez karena tackle bodoh terhadap Paredes tidak cukup menggoyahkan La Roja. Chili menang 2-0, dan kini sementara di puncak klasemen Grup A, menunggu Meksiko dan Bolivia yang belum bermain. Hasil Copa America 2015 Hari Ini Chile vs Ekuador 2-0 Gol: Arturo Vidal 67′, Eduardo Vargas 84′ Kartu Merah: Mati Fernández ’93 Chile (3-4-2-1): Bravo; Medel, Jara, Mena; Isla, Aranguiz (Pizarro ’85), Diaz, Beausejour (Edu Vargas ’46); Vidal, Valdivia (Mati Fernández ’68); Sanchez. Ekuador (4-4-2): Dominguez; Paredes, Achiler, Erazo, W. Ayovi; F. Martinez (Ibarra ’79), Noboa, Lastra (Quinonez ’68); Bolanos, E. Valencia. By eckooy...

Timnas u23 berhasil lolos ke semi final Sea Games 2015

Timnas Indonesia berhasil lolos kebabak semi final sea games 2015 setelah mengalahkan timnas Singapura dengan 1-0. Padahal hanya perlu hasil seri saja timnas sudah cukup untuk maju ke babak semi final pertandinga yang tersaji di babak penyisihan Grup A Sepak Bola SEA GAMES 2015, berlangsung pada hari Kamis, 11 Juni 2015, dan ditayangkan secara langsung oleh SCTV pada pukul 19:30 WIB, dari Stadion Jalan Besar-Singapura berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan Indonesia dan Tim Garuda Muda berhak tampil di laga semifinal SEA GAMES cabang sepak bola melawan Vietnam. Hasil ini membuat Indonesia mengoleksi 9 poin dari 4 laga yang sudah dilakoninya. Babak pertama kickoff di pihak Indonesia, para penggawa timnas langsung merangsek masuk sepertiga lapang Singapura. Menit ke 2 Adam Malis melepaskan ancaman pertama indonesia lewat spekulasi jarak jau namun bisa di blok pertahanan Singapura. Pressure tinggi diterapkan oleh pelatih aji santoso kepada anak asuhnya sehingga indonesia tidak lama mampu mengendalikan lagi permainan. Menit ke 9 Singapura mendapatkan peluang namun tendangan pemain depan tim tuan rumah masing melenceng diatas mistar gawang Amirudin. Belum genap 20 menit laga berjalan, 4 kartu kuning sudah keluar dari kantong wasit menandakan permainan berjalan sedikit keras. Menit 20 Adam alis kembali melepaskan tendangan jarak jauh yang menemui sasaran gawang, namun kiper Singapura masih sigap untuk menangkap bola keras menyusur tanah tersebut. Pertengahan babak pertama tepatnya di menit ke 24 peluang emas didapat Indonesia saat kiper Singapura sudah tidak dalam posisinya, namun umpan Zulfiandi tidak mampu di manfaatkan oleh Evan Dimas yang tendangannya tidak mengenai bola. Di menit 33 satu dua Nofiandani dan Evan Dimas hampir berbuah, tendangan Dani masih terbaca kiper Singapura. Setelah itu bola lebih banyak bergulir di lapang tengah, kedua tim hanya sesekali menyerang. Hingga peluit tanda babak pertama usai di tiupkan wasit, hasil imbang tanpa gol masih membuka peluang keduanya untuk memenangi pertandingan ini, HT 0-0. Dibabak kedua serangan-serangan yang dilancarkan oleh Timnas Indonesia buka peluang Muchlis Hadi Ning Saifulloh menyusursegi kiri lini belakan Singapura serta memberikan umpan terukur pada Evan,sepakan terukur dari Evan Dimas ke pojok kiri atas gawang Singapura membuat Indonesia unggul 1-0 di awal babak kedua. Stelah itu, Singapura tingkatkan intensitas desakannya. Sahil Suhaimini 2 x meneror gawang Garuda Mudalewat sundulannya. Satu dapat ditepis penjaga gawang Teguh Amirudin serta satu lagi dari jarak dekat mujur jauh melambung di atas mistar gawang Amirudin. Walau kalah jumlah pemain, Singapura terus coba menghimpit Indonesia. Akan tetapi sampai menit 90 score masih tetap 1-0 buat Garuda Muda. Berarti, bila angka ini bertahan, atau sekurang-kurangnya seri, Indonesia maju ke semi final.Sesudah habis saat reguler 2×45 menit, perangkat kompetisi mengambil keputusan injury time sampai 7 menit, ini sangat jelas yang merupakanperistiwa langka begitu lama saat injury time yang pasti memberi peluang untuk Singapura buat cetak gol balasan. Sayang dengan Injury Time yang cukup lama, skor akhir pertandingan 1-0 untuk keunggulan Indonesia. By eckooy..

Wednesday, June 10, 2015

Kolombia diprediksi menjuarai Copa Amerika 2015


Kolombia diunggulkan akan menjuarai dalam piala Copa Amerika 2015. Walaupun Kolombia masuk dalam fase grup dengan Brazil ini bisa diatasi kalau tidak bisa sebagai juara grup mungkin kolombia sebagai runner up terbaik dan lolos ke 8 besar.
Pesta sepak bola antarnegara Amerika Selatan, Copa America, kembali digelar. Pentas kali ini adalah Chile. Juara bertahan Uruguay menghadapi tantangan berat dari tuan rumah Chile dan tentu saja dua jagoan Brasil dan Argentina.
Turnamen ini dimulai pada 11 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 4 Juli 2015. Selain 10 anggota Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol), turnamen ini juga diikuti dua tim tamu yaitu Meksiko dan Jamaika.
Ke-12 tim tersebut dibagi menjadi tuga grup. Grup A terdiri dari Chile, Meksiko, Ekuador, dan Bolivia. Grup B terdiri dari Argentina, Uruguay, Paraguay, dan Jamaika. Sedangkan Grup C diisi oleh Brasil, Kolombia, Peru, dan Venezuela.
Setiap dua tim yang finis dua teratas dalam klasemen akhir fase grup akan lolos ke babak 8 besar, yang akan dilengkapi dengan dua tim peringkat ketiga terbaik. Memasuki babak perempat final itu baru pertandingan dilakukan dengan sistem knock out.
Sejauh ini Uruguay adalah pengoleksi gelar terbanyak dengan 15 kali memuncaki Copa America yang digelar sejak 1916, diikuti Argentina 14 kali, Brasil 8, Paraguay dan Peru masing-masing 2, serta Bolivia dan Kolombia masing-masing satu kali.
Uruguay memang peraih trofi terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini. Namun kali ini, dengan pensiunnya Diego Forlan di lini depan dan Diego Lugano di lini belakang serta tanpa Luis Suarez yang masih menjalani sanksi untuk timnasnya akibat menggigit bek Italia Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, La Celeste diprediksi agak sulit mencapai partai puncak.Sementara, dengan menjadi tuan rumah, ini kesempatan terbaik bagi Chile untuk merebut gelar juara. Apa lagi mereka sedang memiliki pemain-pemain hebat semacam Alexis Sanchez ataupun Arturo Vidal.
Rangkaian pertandingan Copa America ini akan disiarkan secara langsung oleh Kompas TV. Berikut jadwal lengkap pertandingan fase grup (dalam WIB):
GRUP A:
Jumat, 12 Juni:
06:30   Chile vs Ekuador
Sabtu, 13 Juni:
06:30   Meksiko vs Bolivia
Selasa, 16 Juni:
04:00   Ekuador vs Bolivia
06:30   Chile vs Meksiko
Sabtu, 20 Juni:
04:00   Meksiko vs Ekuador
06:30   Chile vs Bolivia
GRUP B:
Minggu, 14 Juni:
02:00   Uruguay vs Jamaika
04:30   Argentina vs Paraguay
Rabu, 17 Juni:
04:00   Paraguay vs Jamaika
06:30   Argentina vs Uruguay
Minggu, 21 Juni:
02:00   Uruguay vs Paraguay
04:30   Argentina vs Jamaika
GRUP C:
Senin, 15 Juni:
02:00   Kolombia vs Venezuela
04:30   Brasil vs Peru
Kamis, 18 Juni:
07:00   Brasil vs Kolombia
Jumat, 19 Juni:
06:30   Peru vs Venezuela
Senin, 22 Juni:
02:00   Kolombia vs Peru
04:30   Brasil vs Venezuela.
By eckooy,..

Tuesday, June 9, 2015

Argentina masuk Grup Neraka - Hasil undian Copa Amerika

Kali ini Tim Argentina harus berjuang keras untuk bisa menjadi juara grup.  Undian babak penyisihan grup Copa Amerika 2015 baru saja selesai digelar. Argentina harus menerima kenyataan tergabung di grup 'neraka'.

Setelah membagi tim-tim ke dalam pot unggulan dan non-unggulan, undian pun akhirnya digelar di Vina del Mar, Cile, Selasa 25 November 2014 pagi WIB.

Dari Grup A, tuan rumah Cile tergabung bersama tim undangan Meksiko, Ekuador, dan Bolivia.

Grup B disebut sebut sebagai grup neraka. Unggulan teratas, Argentina akan bersanding dengan juara bertahan Uruguay dan runner-up Paraguay. "Tim Tango" juga akan menghadapi perlawanan dari tim undangan, Jamaika.

Adapun tim kuat lainnya, Brasil mendapat lawan yang relatif mudah. Selecao akan bersaing dengan tim-tim semenjana macam Kolombia, Peru, dan Venezuela.

Meski berada di grup yang relatif bisa diatasi, Brasil tidak boleh lengah. Pasalnya Peru dan Venezuela merupakan juara ketiga dan keempat di event sebelumnya.

Ke-12 tim ini selanjutnya akan berebut tempat untuk melaju ke delapan besar. Hanya dua tim teratas dari tiap grup ditambah dua runner-up terbaik yang berhak lolos ke babak selanjutnya.

Copa America 2015 dijadwalkan dimulai dari 11 Juni sampai 4 Juli 2015. Turnamen tahun depan merupakan yang ke 44 sejak pertama kali dihelat tahun 1916.

Sejauh ini Uruguay tercatat sebagai negara dengan peraih Copa Amerika terbanyak dengan 15 gelar, disusul Argentina dengan 14 trofi juara.

Hasil Undian Copa America 2015

Grup A:
Cile
Meksiko
Ekuador
Bolivia

Grup B
Argentina
Uruguay
Paraguay
Jamaika

Grup C
Brasil
Kolombia
Peru
Venezuela 


By eckooy...

Sunday, June 7, 2015

Bercelona juara Liga Champions

Bercelona akhirnya menyandang sebagai Treble Winner setelah tadi malam mengalahkan juara Liga Italia yaitu Juventus secara dramatis.
Kali ini barca memang tangguh pada abad ini. Barcelona memastikan treble setelah mengalahkan Juventus 3-1 pada final Liga Champions di Stadion Olimpia, Berlin.

Ini adalah treble kedua Barcelona sepanjang sejarah setelah kali pertama terjadi pada musim 2008/2009 di bawah asuhan Josep Guardiola.

Sementara Juventus gagal menyamai rekor Inter Milan sebagai klub Italia yang pernah melakukan treble pada 2010. Sebelumnya, La Vecchia Signora sudah memenangi Scudetto dan Coppa Italia.

Laga final di Berlin berlangsung menarik. Juventus mampu memberikan perlawanan sengit meski Barcelona menunjukkan dominasi yang luar biasa di babak pertama. Barcelona hanya butuh waktu empat menit untuk membobol gawang Juventus.

Berawal dari umpan Neymar ke Andres Iniesta di dalam kotak penalti Juventus, bola kemudian disodorkan ke Ivan Rakitic yang tidak mendapat pengawalan. Dengan sekali sentuh Rakitic membobol gawang Gianluigi Buffon.

Barcelona mendapatkan penguasaan bola hingga lebih dari 60 persen di babak pertama. Namun, tim besutan Luis Enrique itu gagal menambah gol di 45 menit babak pertama.

Barcelona meningkatkan serangan di awal babak kedua meski sudah unggul 1-0. Pelatih Luis Enrique sepertinya melihat timnya belum aman dengan hanya memiliki keunggulan satu gol.

Tiga menit babak kedua berjalan, Barcelona mengancam gawang Juventus lewat serangan balik cepat. Namun, tendangan Suarez usai menerima umpan terobosan Rakitic masih mampu ditepis Buffon.

Pertandingan final menjadi menarik setelah Juventus mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-55 melalui Alvaro Morata. I Bianconeri berhasil memanfaatkan kelengahan Barcelona.

Berawal dari umpan backheel Marchisio kepada Stephan Lichtsteiner, bola diberikan kepada Carlos Tevez di depan gawang Barcelona. Morata kemudian mampu membobol gawang Barcelona setelah memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Tevez.

Gol Morata membuat Juventus lebih berani dalam membangun serangan. Sebaliknya, Barcelona berada dalam tekanan.

Namun, Juventus tidak mampu memaksimalkan peluang yang didapat melalui Carlos Tevez pada menit ke-62 dan Paul Pogba dua menit kemudian. Tendangan Tevez masih melambung, sedangkan usaha Pogba masih digagalkan Ter Stegen.

Barcelona menunjukkan pengalamannya bermain di laga penting. Tekanan Juventus tidak membuat Azulgrana panik. Terbukti pada menit ke-68, Barcelona kembali unggul melalui Suarez.

Penyerang asal Uruguay itu membobol gawang Buffon setelah memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Messi yang melakukan solo run untuk menusuk pertahanan Juventus.

Barcelona sebenarnya mampu mencetak gol ketiga pada menit ke-72 melalui sundulan Neymar. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah Neymar melakukan handball sebelum masuk ke gawang.

Juventus terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-90, tendangan jarak jauh Marchisio ke pojok kiri bawah berhasil diantisipasi Ter Stegen.

Barcelona menambah satu gol lagi pada menit ke-95 melalui gol Neymar. Hingga laga usai kedudukan 3-1 untuk Barcelona tetap bertahan.

Susunan pemain

Juventus: Gianluigi Buffon; Stephan Lichtsteiner, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Patrice Evra (Kingsley Coman, 89'); Claudio Marchisio, Andrea Pirlo, Paul Pogba, Arturo Vidal (Roberto Pereyra, 79'); Carlos Tevez, Alvaro Morata (Fernando Llorente, 85').

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Dani Alves, Gerard Pique, Javier Mascherano, Jordi Alba; Ivan Rakitic (Jeremy Mathieu, 91'), Sergio Busquets, Andres Iniesta (Xavi Hernandez, 78'); Lionel Messi, Luis Suarez (Pedro Rodriguez, 94'), Neymar.by eckooy...

Tuesday, June 2, 2015

Prediksi Final Liga Champions Barca vs Juve

Klub mana sih yang dipavoritkan sebagai juara liga champions tahun ini. Pastinya bagi para pendukung atau fans setia Barcelona dan Juventus sangat menanti pertandingan menegangkan di babak final Liga Champions musim 2014/2015 sekarang ini. Menyisakan dua tim tangguh aasal Spanyol dan Italia akan menjadi hiburan yang luar biasa bagi peara mani bola diseluruh dunia.

Pertandingan di babak final champion antara Barcelona vs Juventus ini dalam waktu asinya akan berlangsung pada hari Minggu, 7 Juni 2015 pukul 01:45 WIB dini hari nanti. Gelaran final tersebut bakal dilaksanakan di stadion Olympia kota Berlin yang akan menjadi sejarah pertarungan kedua klub tersebut dan pastinya bursa bola Final liga Champions makin seru.

Dan perlu di informasikan bahwa laga ini diatayangkan juga di channel televisi SCTV. Jadi jangan sampai ketinggalan, namun bagi bola mania yang menggunakan recier parabola ada kemunkinan Saluran SCTV bakal di acak dan memerlukan biskkey maka persiapkan dari sekarang dengan memakasi antena biasa atau tv berlangganan.

Laga Terakhir Juventus

30/05/15 Hellas Verona 2 – 2 Juventus23/05/15 Juventus 3 – 1 Napoli16/05/15 Internazionale 1 – 2 Juventus14/05/15 Real Madrid 1 – 1 Juventus09/05/15 Juventus 1 – 1 Cagliari06/05/15 Juventus 2 – 1 Real Madrid

Laga Terakhir Barcelona

31/05/15 Barcelona 3-1 Bilbao23/05/15 Barcelona 2 – 2 Deportivo La Coruña18/05/15 Atlético Madrid 0 – 1 Barcelona13/05/15 Bayern München 3 – 2 Barcelona09/05/15 Barcelona 2 – 0 Real Sociedad07/05/15 Barcelona 3 – 0 Bayern München

Prediksi Skor Juventus vs Barcelona 7 Juni 2015

Seperti pada prediksi pertandingan bola kemarin, di bursa babak final champion ini pula ramai oleh fans kedua kesebelasan dan tentu para penggila bola di asia. Satu prediksi pilihan terbaik ternyata Barca banyak diunggulkan dan dipercaya bakal memecahkan rekor kemenangan di musim ini.
prediksi score akhir pertandingan di final liga champion musim sekarang adalah Barcelona 3 – 2 Juventus. Lantas, bagaiaman dengan ramalan prakiraan anda, tim manakah yang bakal menjadi juara menrut prediksi akurat anda sekarang .by eckooy..

Monday, June 1, 2015

Indonesia vs myanmar di Sea Games 2015

Pembuktian prestasi timnas di uji dalam laga internasional di ajang Sea Games Pelatih timnas sepak bola U-23 Aji Santoso mewaspadai kecepatan yang akan diperlihatkan para pemain Myanmar dalam laga perdana Grup A SEA Games 2015 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (2/6/2015).

"Saya minta pemain fokus, sabar serta bermain disiplin di laga nanti. Myanmar tim yang kuat, mereka mengandalkan kecepatan, itu yang harus kami waspadai. Meski begitu, saya sudah menemukan formula untuk meredam kelebihan tim Myanmar," kata Aji seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Senin (1/6/2015) seperti dikutip Antara.

Aji mengatakan anak asuhnya sudah siap tempur melawan Myanmar besok.

"Anak-anak siap memberikan penampilan terbaik melawan Myanmar. Kami yakin kemenangan di laga perdana dapat mempermulus jalan ke babak selanjutnya," kata pelatih asal Malang tersebut. Adapun bek timnas U-23, Manahati Lestusen yakin Indonesia dapat membungkam Myamar.

"Kami mempunyai pengalaman dua tahun lalu mengalahkan Myanmar di kandang mereka. Namun itu bukan jaminan, kami mampu menang lagi. Oleh karena itu, kami bertekad bermain habis-habisan agar dapat mempersembahkan kemenangan," kata Manahati.

Ia juga meminta doa kepada seluruh rakyat Indonesia agar timnas U-23 memperoleh hasil maksimal dan mendapat emas di SEA Games 2015 ini.  

 Sementara itu, pelatih timnas U-23 Myanmar Kyi Lwin mengaku timnya harus bekerja keras melawan Indonesia demi target meraih kemenangan.

 "Indonesia merupakan salah satu lawan yang harus kami hargai dan merupakan lawan kompetitif. Pertandingan perdana melawan Indonesia, kami harus menang untuk mempermudah jalan ke depannya. Timnas U-23 (Myanmar) akan bersaing untuk mendapatkan emas," kata Kyi Lwin.

Dalam SEA Games tahun ini, Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Myanmar, Filipina, dan Kamboja.by eckooy.